Selayang Pandang

PERAN TEKNIK PERTANIAN  MENGAHADAPI TANTANGAN BANGSA INDONESIA

        Teknik Pertanian adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang pertanian melalui pendekatan keteknikan/rekayasa dengan melakukan transformasi sumberdaya alam secara efisien dan efektif untuk kebutuhan manusia. Ilmu Teknik Pertanian menitikberatkan pada beberapa disiplin keilmuan antara lain adalah dasar perencanaan, perancangan, pengembangan, evaluasi dan penerapan unsur-unsur kesatuan sistem produksi seperti manusia, mesin dan peralatan, serta sumber daya pertanian.  Cakupan bidang Teknik Pertanian tidak terbatas pada penggunaan traktor, sistem pengairan dan pengolahan hasil pertanian saja, akan tetapi pada seluruh proses dan berbagai aspek dalam budidaya tanaman maupun ternak dan proses pengolahan hasilnya.  Bidang-bidang yang termasuk dalam cakupan Teknik Pertanian adalah teknik budidaya pertanian, teknik sumber daya alam pertanian, teknik proses hasil pertanian/pangan, energi dan listrik pertanian, perbengkelan dan instrumentasi di bidang pertanian, sistem dan manajemen keteknikan pertanian, bangunan pertanian dan lingkungan.

        Lingkungan strategis yang berubah terus menerus merupakan konsekuensi yang harus dihadapi oleh Bangsa Indonesia.  Di dalam negeri, tantangan pembangunan pertanian antara lain adalah peningkatan kuantitas dan kualitas hasil guna pemenuhan akan pangan dan komoditi agroindustri serta penyediaan lapangan kerja.  Pada tingkat global perubahan lingkungan strategis  perubahan  lingkungan  strategis  mengarah kepada semakin menguatnya liberalisasi dan globalisasi perdagangan yang membawa berbagai konsekuensi terhadap daya saing komoditas pertanian Indonesia di   pasar  internasional.  Pada tingkat ASEAN, Indonesia akan mengahadapi pesaing seperti Thailand, Vietnam Malaysia dalam pemenuhan komoditi  agroindusti.  Sedangkan dalam pemenuhan alat-alat dan mesin pertanian akan mengahapi pesaing seperti China dan Korea.

        Dalam upaya mengadapi tantangan bangsa Indonesia,  peran IPTEK dibidang  teknik pertanian diperlukan terus menerus untuk mewujudkan pembaruan dan atau penyempurnaan sitem produksi kearah yang lebih produktif, efisien, efektif, berkualitas, bernilai tambah, murah dan mampu memberikan kesempatan untuk meningkatkan pendapatan pelaku usaha pertanian.  Pengembangan alat dan mesin pertanian yang juga pengembangan mekanisasi pertanian tidak dapat berdiri sendiri, karena merupakan suatu sub  sistem  penunjang  ( supporting  system) dalam proses budidaya, pengolahan dan penyimpanan. Sebagai teknologi yang bersifat indivisible (tidak dapat terbagi), peran alat dan mesin pertanian tersebut harus  didistribusikan   pada banyak pemakai, atau petani kecil yang tidak mempunyai cukup kemampuan untuk memilikinya.

        Pada tanaman   hortikultura, teknologi   pasca   panen   mampu memberikan dukungan untuk mempertahankan mutu pada penanganan segar,  meningkatkan nilai tambah pada  dengan proses  pengolahan yang benar dan tepat, tanpa mempengaruhi  rasa dan aroma.  Demikian pula teknik sensing, teknik kemasan aktif, dan berbagai penerapan teknologi elektronik dapat membantu dalam grading, sortasi   tanpa merusak .  Prinsip  prinsip  keteknikan (engineering) ini  sekarang sudah diterapkan oleh negara negara maju, dan bahkan   negeri tetangga Malaysia dan Thailand untuk meningkatkan produk produk pertanian mereka supaya dapat lebih bersaing di pasar global.

        Berangkat dari tantangan bangsa Indonesia tersebut, Program Studi S-1 Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian,  diUniversitas Udayana berkomitmen ikut memberi kontribusi dalam penciptaan sumberdaya manusia unggul di bidang teknik pertanian yang mampu menjawab tantangan Bangsa Indonesia.